Ikuti kami di Instagram         Tetap Terhubung
Postingan

Komwil Jabar SERBUK Indonesia Perkuat Kapasitas Kader Lewat Pendidikan Advokasi Rutin

Karawang, 28 November 2025 - Pagi itu, suasana di kantor Sekretariat Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Indonesia (SERBUK Indonesia) di belakang Stasiun Kosambi, Duren, Klari, Karawang terasa lebih riuh dari biasanya. Sejak pukul delapan pagi, para pengurus dan anggota Serikat Buruh Anggota (SBA) mulai berdatangan, membawa semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi untuk mengikuti Pendidikan Advokasi yang diselenggarakan oleh Komite Wilayah (Komwil) Jawa Barat. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa SBA di Komwil Jawa Barat. Masing-masing hadir dengan tekad untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam membela, mendampingi dan memperjuangkan hak-hak buruh di tempat kerja.

Pendidikan advokasi bukanlah kegiatan yang muncul secara tiba-tiba. Bagi SERBUK Indonesia, advokasi adalah salah satu jantung dari pergerakan buruh. Tanpa kemampuan advokasi yang kuat, perjuangan buruh seringkali hanya berakhir pada keluhan tanpa penyelesaian. Dalam dunia hubungan industrial yang penuh dinamika, advokasi memegang peranan penting dalam melindungi hak buruh, mengelola konflik, dan menegosiasikan kepentingan antara pekerja dan perusahaan. Kader yang memahami hukum ketenagakerjaan dan memiliki kemampuan teknis dalam pendampingan kasus dapat menjadi perisai bagi banyak anggota ketika berhadapan dengan permasalahan di lapangan.

Karena alasan itu, Komwil Jabar merancang pendidikan ini sebagai program rutin yang akan dilaksanakan setiap tiga minggu sekali. Frekuensi ini dipilih agar peserta memiliki waktu untuk memahami materi, mempraktikkannya, lalu kembali menggali pengetahuan baru pada pertemuan berikutnya. Pendidikan berkelanjutan ini juga menjadi bagian dari strategi besar organisasi untuk menyiapkan kader-kader yang tidak hanya berani berjuang, tetapi juga memiliki kecakapan teknis yang mumpuni. Tanpa pengetahuan dan keterampilan yang kuat, keberanian saja tidak akan cukup untuk menghadapi persoalan ketenagakerjaan yang semakin kompleks.

Dalam sambutan pembukaan, pengurus Komwil Jabar menggambarkan proses kaderisasi sebagai sebuah kegiatan berkebun. Tanah yang gembur diibaratkan sebagai lingkungan organisasi yang sehat, bibit yang baik menggambarkan calon kader yang potensial, dan proses pemupukan serta penyiraman menjadi simbol dari pendidikan yang terus menerus diberikan. Sebagaimana kebun yang dirawat dengan baik akan menghasilkan tanaman yang subur dan berbuah, kader organisasi yang mendapatkan pendidikan berkelanjutan juga akan tumbuh menjadi pemimpin dan penggerak yang kuat di masa depan. Analogi ini menggambarkan betapa pentingnya investasi pendidikan bagi keberlangsungan organisasi serikat.

Di tengah kegiatan, terlihat interaksi yang hangat antara peserta dan pemateri. Setiap materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dikaitkan langsung dengan pengalaman nyata di lapangan. Hal ini membuat peserta semakin memahami bahwa advokasi bukan hanya tentang membaca undang-undang atau memahami prosedur, tetapi tentang keberanian mengambil sikap, kecermatan dalam menganalisis persoalan, serta ketekunan dalam mendampingi anggota hingga tuntas. Pelatihan seperti ini juga mendorong terbentuknya budaya belajar di lingkungan organisasi, sesuatu yang sangat dibutuhkan agar serikat buruh dapat terus berkembang mengikuti tuntutan zaman.

Pendidikan advokasi yang dilakukan Komwil Jabar hari ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas organisasi. Dengan semakin banyak kader yang terampil dalam advokasi, SERBUK Indonesia akan memiliki barisan yang lebih solid dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Di masa depan, para peserta inilah yang diharapkan menjadi tulang punggung organisasi, memimpin SBA masing-masing, dan menjadi bagian penting dalam menjaga marwah perjuangan serikat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa SERBUK Indonesia bukan hanya organisasi yang bergerak dalam suara perlawanan, tetapi juga organisasi yang membangun kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan teknis bagi setiap anggotanya. Pendidikan adalah fondasi, dan melalui pendidikan seperti inilah organisasi dapat bertumbuh kuat, mandiri, dan berdaya.

SERBUK Indonesia
Berani berjuang pasti menang!


Kontributor: Zaenal Arifin
Serbuk adalah serikat buruh yang di dirikan pada 11 Desember 2013.

Posting Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.