Ikuti kami di Instagram         Tetap Terhubung
Postingan

Pernyataan Sikap Federasi SERBUK Indonesia: Turunkan Harga BBM dan Sembako! STOP dan Kaji ulang Program MBG dan KDMP! Tolak Militerisasi Ruang Sipil!


14 Juni 2026 - Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) Indonesia, menyatakan bahwa hari ini rakyat Indonesia sedang menghadapi situasi hidup yang semakin berat. Harga kebutuhan pokok terus melambung tinggi, biaya transportasi semakin membebani, lapangan kerja layak semakin terbatas, sementara upah buruh terus tertinggal dibandingkan kenaikan biaya hidup yang harus ditanggung setiap hari.

Kaum buruh, petani, nelayan, pekerja informal, ojek online, hingga rakyat miskin kota dan desa dipaksa bertahan di tengah harga beras, minyak goreng, telur, cabai, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang terus menggerus daya beli rakyat. Sementara itu, keuntungan korporasi besar terus meningkat dan kekayaan segelintir elite terus bertambah.

Di tengah kesulitan yang dialami rakyat, pemerintah terus saja mempertahankan anggaran yang sangat besar untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Program-program itu dipromosikan sebagai solusi bagi rakyat, namun hingga hari ini belum mampu menjawab persoalan paling mendasar yang dihadapi masyarakat pekerja, yaitu mahalnya harga kebutuhan hidup, rendahnya upah, serta terbatasnya pekerjaan yang layak. Bahkan MBG, seperti yang kita tahu justru menjadi ladang korupsi besar-besaran yang menggerogoti APBN kita di samping ketidakefektifan lainnya.

Rakyat membutuhkan harga pangan yang murah, pekerjaan yang layak, jaminan sosial yang kuat, pendidikan yang terjangkau, layanan kesehatan yang berkualitas, serta perlindungan terhadap hak-hak demokratisnya.

Kami berpandangan bahwa anggaran negara harus diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan nyata rakyat, bukan menjadi proyek-proyek besar yang minim partisipasi publik, sarat kepentingan politik, dan berpotensi membebani keuangan negara dalam jangka panjang.

Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi memicu efek domino yang menekan daya beli kaum buruh. Biaya transportasi dan logistik ikut naik, memicu inflasi harga pangan dan kebutuhan pokok. Point utamanya, Buruh tetap terkena imbas tidak langsung karena naiknya ongkos angkut logistik industri.

Lebih jauh lagi, kami menilai bahwa berbagai upaya memperluas kewenangan POLRI dan TNI ke ranah sipil merupakan ancaman serius bagi demokrasi Indonesia.

Reformasi 1998 telah diperjuangkan dengan darah dan pengorbanan rakyat untuk mengakhiri praktik dwifungsi militer dan dominasi aparat keamanan dalam kehidupan sipil. Oleh karena itu, segala bentuk perluasan peran aparat keamanan dalam urusan sipil harus ditolak.

Rakyat membutuhkan sekolah yang baik, rumah sakit yang terjangkau, harga pangan yang murah, pekerjaan yang layak, dan demokrasi yang sehat—bukan semakin luasnya kontrol aparat terhadap kehidupan sipil.

Pilihan hanya dua, maju di garis perjuangan ataukah hilang untuk selamanya karena menahan diri menunjukan ketidakberpihakan.

Kami menolak penggunaan pendekatan keamanan untuk menjawab persoalan ekonomi, sosial, dan politik yang sesungguhnya bersumber dari ketimpangan dan ketidakadilan.

Atas dasar itu, Federasi SERBUK Indonesia menuntut pemerintah untuk segera:
  1. Menurunkan harga BBM dan menjamin keterjangkauan energi bagi seluruh rakyat.
  2. Menurunkan harga sembako dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
  3. Menaikkan upah buruh dan memperluas lapangan kerja yang layak.
  4. Menghentikan dan mengkaji ulang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Koperasi Desa Merah Putih.
  5. Mengalihkan prioritas anggaran negara untuk penciptaan lapangan kerja, perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi rakyat.
  6. Membatalkan seluruh kebijakan yang memperluas kewenangan POLRI dan TNI ke ranah sipil.
  7. Menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, berpendapat, dan menyampaikan aspirasi tanpa intimidasi maupun represi.
Kami mengingatkan pemerintah bahwa kesejahteraan rakyat tidak akan lahir dari pencitraan, propaganda, maupun proyek-proyek mercusuar yang menghabiskan anggaran besar. Kesejahteraan hanya dapat diwujudkan apabila negara berpihak kepada rakyat pekerja, menjamin kebutuhan hidup yang layak, serta menghormati demokrasi dan hak asasi manusia.

Federasi SERBUK Indonesia akan terus berdiri bersama buruh dan seluruh rakyat pekerja untuk memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, dan demokrasi.

Karena ketika harga-harga terus naik sementara upah tertinggal, ketika ruang sipil semakin ditekan, dan ketika suara rakyat diabaikan, maka perlawanan adalah hak yang sah dan demokratis untuk terus dilakukan.

Salam Solidaritas!
Hidup Buruh!
Hidup Rakyat Pekerja!
Hidup Perjuangan Rakyat!
Berani Berjuang, Pasti Menang!

Komite Eksekutif
Federasi SERBUK Indonesia

Serbuk adalah serikat buruh yang di dirikan pada 11 Desember 2013.

Posting Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.