Jambi - Perjuangan buruh yang tergabung dalam Federasi SERBUK Indonesia Komwil Provinsi Jambi akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui tekanan, intimidasi, dan praktik pemberangusan serikat (union busting), empat tuntutan utama pekerja di Unit Kerja Bukit Kausar, PTPN IV Regional IV Jambi, dinyatakan dikabulkan.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan konsistensi perjuangan buruh mampu memaksa perubahan, bahkan di tengah situasi hubungan industrial yang tidak seimbang.
Empat Tuntutan yang Berhasil Dimenangkan
Pertama, pihak manajemen akhirnya mengakui kegagalan dalam menjamin kebebasan berserikat dan mengambil langkah korektif terhadap kepemimpinan di tingkat regional.Kedua, praktik intimidasi dan pemberangusan serikat dihentikan. Pekerja kini dapat menjalankan aktivitas organisasi tanpa tekanan dan ancaman seperti sebelumnya.
Ketiga, mutasi terhadap SUJIMAN, Sekretaris SBA SERBUK Indonesia PTPN IV Bukit Kausar, resmi dibatalkan. Ia dikembalikan ke posisi semula di Afdeling 2 sebagai bentuk pemulihan hak.
Keempat, pemotongan upah terhadap pengurus serikat yang sebelumnya dianggap mangkir dinyatakan tidak sah. Hak upah pekerja dikembalikan sepenuhnya.
Manajer PTPN IV Regional IV Unit Kerja Bukit Kausar, Bapak Ereskayanto, secara tegas menjamin bahwa tidak akan ada tindakan intimidasi dalam bentuk apa pun terhadap anggota maupun pengurus SBA SERBUK PTPN IV Bukit Kausar. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk mundur dari jabatannya sebagai manajer apabila terbukti mengingkari komitmen yang telah disepakati tersebut.
Federasi SERBUK Indonesia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar penyelesaian kasus, melainkan tonggak penting dalam melawan praktik union busting di sektor perkebunan, khususnya di lingkungan BUMN.
Gerakan buruh juga menyerukan kepada pemerintah untuk lebih aktif memastikan penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait kebebasan berserikat yang masih kerap dilanggar.
Kemenangan ini menjadi pengingat bahwa perubahan hanya mungkin terjadi ketika buruh bergerak bersama. Solidaritas bukan sekadar slogan, tetapi kekuatan nyata yang mampu mengubah keadaan.
Salam Sehat! Salam Solidaritas!
Berani Berjuang! Pasti Menang!
Buah dari Konsolidasi dan Tekanan Kolektif
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Aksi demonstrasi, konsolidasi internal, serta tekanan publik yang terus dibangun menjadi faktor kunci dalam memaksa pihak perusahaan untuk merespons tuntutan buruh.Federasi SERBUK Indonesia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar penyelesaian kasus, melainkan tonggak penting dalam melawan praktik union busting di sektor perkebunan, khususnya di lingkungan BUMN.
Pesan untuk Gerakan Buruh
Ketua Komwil SERBUK Indonesia Provinsi Jambi menyampaikan bahwa kemenangan ini harus menjadi inspirasi bagi pekerja di tempat lain.“Ini membuktikan bahwa ketika buruh bersatu, tidak ada intimidasi yang bisa mematahkan perjuangan. Hak berserikat bukan pemberian, tapi harus diperjuangkan dan dipertahankan.”
Perjuangan Belum Selesai
Meski empat tuntutan telah dimenangkan, SERBUK Indonesia menegaskan bahwa pengawasan terhadap implementasi hasil ini akan terus dilakukan. Potensi pelanggaran serupa harus dicegah agar tidak terulang kembali.Gerakan buruh juga menyerukan kepada pemerintah untuk lebih aktif memastikan penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait kebebasan berserikat yang masih kerap dilanggar.
Kemenangan ini menjadi pengingat bahwa perubahan hanya mungkin terjadi ketika buruh bergerak bersama. Solidaritas bukan sekadar slogan, tetapi kekuatan nyata yang mampu mengubah keadaan.
Salam Sehat! Salam Solidaritas!
Berani Berjuang! Pasti Menang!